Teknik Menyembunyikan Folder Pribadi

Posted: Mei 15, 2010 in Teknologi Informasi, Uncategorized

Pengantar

Punya file yang sangat rahasia dan tidak ingin semua orang bisa mengetahui, melihat atau bahkan mengubahnya ! ada banyak cara, cara pertama yaitu download aplikasi yang dapat memproteksi folder atau menghide folder seperti folder guard, hide folder pro atau program sejenis lainnya. Harganya softwarenya mahal, menurut saya itu sich sah-sah saja karena file yang disembunyikan mungkin bisa lebih mahal dari harga program tersebut, jika itu kendalanya Anda bisa mendownload program sejenis yang bersifat freeware, namun karena freeware tentu saja banyak kekurangan yang disertakan, huh jadi serba salah begini, mau menyimpan file saja kok susah amat ya ©.

Ya begitulah, tetapi ada yang lebih menyakitkan hati dan ini pernah dialami oleh orang lain ( mungkin maksudnya penulis tapi gak enak hati ngomongnya, heheheheheh © ), ya jadi pernah kejadian waktu itu pernah membuat folder khusus untuk menaruh dokumen penting seperti… ( sensor, hu… capek dech ), folder tersebut diprotect dengan program proteksi folder tercanggih dan terbaru, password yang digunakan pun untuk memproteksi tidak tanggung-tanggung menggunakan kode enkripsi 64 bit dan panjang karakter 15 dan unik seperti penggunaan *,%$14as59389028;’3/vv.r’rdsfsv, wah pokoknya passwordnya itu sudah kompleks bangat dech, besoknya setelah memprotek folder tersebut kemudian teman saya yang expert datang, dia menumpang meminjam komputer selama 15 menit, ngomongnya sich untuk mengkopi lagu terbaru ke mp3 miliknya, tanpa curiga kemudian saya ijinkan untuk memakai computer, setelah saya tinggal kebawah untuk mengambil minum teman saya sudah selesai memakai komputernya, kemudian setelah itu kami mengobrol masalah security dan dunia IT di Indonesia.

Singkat cerita besok pagi dia datang lagi dan meminjam komputer saya selama 15 menit lagi dengan menggunakan alasan yang sama yaitu untuk mengkopi lagu, dan seperti biasa juga saya membawakan minuman ke atas ( kan memuliakan tamu itu sunah nabi, jadi gak enak

© ), dengan tercengang dan terkaget-kaget, action saya seperti di sinetron …. ( sensor lagi, hehehehe, takut dituntut © ) nampan yang berisi air dan makanan kecil saya jatuh ke lantai dan secara refleks teman saya membantu (kayak di sinetron kan © ), ya gak begitu-begitu amat kali, action saya waktu itu hanya sedikit kaget , karena folder saya yang terproteksi dengan canggih, dengan kode enkripsi 64 bit bisa dibobol dengan program kacangan yang dibuat dengan bahasa yang juga sudah ujur ( paskal ), program itu bernama keylogger, huh. setelah melakukan dengan amat sempurna dan gak bakal mengira bisa dijebol dengan begitu mudahnya saya langsung lemas, badan saya gak bisa digerakkan ( tuch kan di hiperbola lagi.).

‘Tak ada yang sempurna…”, kata teman saya, ya saya mengaku kalah dech, “Sehebat apapun program yang dipakai kalau tidak memperhitungkan aspek social dan social engineering tetap saja sebuah system yang paling sempurna sekalipun akan bisa ditembus, apalagi ini hanya sebuah program seharga puluhan dolar, system pertahanan pentagon saja yang harganya jutaan dolar bisa ditembus dengan cara ini”, lanjut kata teman saya.

Beri saran dong !

Salah satu untuk mengatasi masalah seperti ini adalah dengan cara melakukan perlawanan balik, bagaimana caranya ? simak ulasan beikut.

Proteksi folder dengan teknik Redirect

Aplikasi folder protection seperti folder guard dan semacamnya bekerja dengan cara memberikan password yang ingin diproteksi dan untuk mematahkan perlawanan ini bisa dengan memasang keylogger pada system korban. Hal kedua program proteksi folder seperti ini biasanya memberikan icon khusus atau ketika kita memilih folder tersebut system akan secara otomatis meminta password dan tentunya ini akan menarik orang lain untuk ingin tahu ada apa sich didalam folder ini dan bisa saja sang musuh memasang keyloger ke system kita.

Jadi gimana dong ?

Salah satu teknik atau caranya adalah dengan melakukan redirect jadi ketika orang memilih folder tersebut dan membukanya maka secara otomatis system akan meredirect ke tempat yang lain, agar lebih paham coba praktekkan cara berikut ini:

  1. Pilih folder yang ingin di protect dengan teknik redirect
  2. Kemudian rename folder tersebut dan tambahkan text berikut.

Contoh : dokumen.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

  1. sekarang coba buka folder tersebut!!!
  2. Langsung meridirect ke Control panel bukan, ya, ya, ya !
  3. Simpel tapi ampuh kan, gratis lagi.

Bagaimana cara me-unprotect foldernya, simak langkah berikut:

1.     Pilih folder yang ingin di unprotect

Kemudian hilangkan baris .{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

2.     Maka folder kita akan kembali secara sedia kala.

Terlihat sepele bukan tapi cara ini agak lebih menyeleneh dan aneh dan ampuh pula, bahkan teman yang sudah expert sekali pun kadang bisa tertipu, apalagi kalau kita tambahkan teknik social engineering seperti membuat folder yang bernama “control panel .{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”, kemudian ditempatkan di system windows, insyaallah orang gak bakal menyangka tuch kalau didalamnya ada file penting didalamnya. Sebetulnya masih banyak lagi cara lagi untuk menyembunyikannya dan ini tergantung dari kreatifitas Anda, hehehehehe.

Dibawah ini link untuk meredirect ke tempat lain, caranya sama, cukup menambahkan kode dibelakang folder yang ingin diprotek.

>  redirect ke control panel

folder.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}

>  redirect ke Drive

folder.{00020420-0000-0000-C000-000000000046}

>  redirect ke printer

folder.{2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D}

>  redirect ke Favorite URL

folder.{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}

>  redirect ke Temporary internet files

folder.{88C6C381-2E85-11D0-94DE-444553540000}

>  redirect ke Schedul task

folder.{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}

>  redirect ke Network

folder.{7007ACC7-3202-11D1-AAD2-00805FC1270E}

Proteksi folder dengan teknik hidden

Proteksi dengan hidden rasanya sudah biasa…, coba baca dulu dech, teknik kali ini kita akan menyembunyikan folder dengan menghilangkan nama folder beserta icon foldernya, menarik bukan.

Bagaimana caranya simak langkah berikut:

1. Buat sebuah file bernama desktop.ini kemudian isikan text berikut didalamnya

[.ShellClassInfo]

IconFile=%SystemRoot%/system32/SHELL32.dll IconIndex=51

2. kemudian simpan !

3. Kopikan file desktop.ini ke folder yang ingin Anda sembunyikan

4. Sudah ? sekarang coba lihat! icon folder Anda menghilang bukan.

5. Biar tambah seru

6. Pilih folder tersebut kemudian rename, kemudian tekan ” alt+255″ dan enter.

7. Sekarang folder itu benar-benar menghilang bukan

8. Hehehe, ajaib memang, karena text “alt+255″ adalah karaklter kosong jadi folder yang Anda buat seolah-olah menghilang karena tidak ada text didalam nama folder tersebut.

Cara mengembalikannya sangat mudah, pada jendela explorer kalian coba drag di sekitar jendela window explorer Anda, maka Anda akan melihat sebuah folder yang terhidden tersebut. Rename kembali file tersebut dan hapus desktop.ini-nya maka folder itu akan kembali seperti sedia kala.

Bagaimana menurut pendapat Anda ? Semuanya diserahkan kepada teman-teman semua, kalau menurut saya cara ini memang terlihat sangat simple dan mudah untuk ditembus, apalagi kalau yang sudah baca tutorial ini banyak jadi gampang ketahuan dech, salah satu trik untuk menanggulangi hal tersebut adalah dengan menggabungkan teknik social engineering atau sifat dasar manusia yaitu teknik pelalaian dan tidak teliti, apa maksudnya ? Baca bukunya Kevin mitnich dech kalau mau lebih detail ” The art of deception “.

Dengan sedikit cara menaru folder didalam tempat yang gak mungkin orang ketahui dan menganggap tidak penting dan enggak mungkin pokoknya orang tersebut membuka folder tersebut, misalnya di folder %system_root% atau system32 plus ditambah teknik hide dan redirect bisa jadi file kita akan tetap aman, atau mungkin jika Anda punya ide yang lebih brilian ya dipersilahkan. Semuanya diserahkan kepada Anda bagaimana cara Anda memodifikasinya.

Sumber : http://www.ilmukomputer.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s